Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2020

Tiba-Tiba Rambut Bapak Seputih Itu

Kekanakan? Tidak apa, karena saya tidak peduli. Saya hanya ingat, waktu itu saya kesulitan mensejajarkan langkah kakiku dengan langkah kaki bapak. Ketika saya harus setengah jinjit agar tangan saya sampai ke tangan bapak untuk digenggam saat hendak jalan kaki bersama. Ketika lingkar tangan saya tidak cukup untuk mengelilingi pinggang bapak saat dibonceng dengan motor trail kunonya. Ketika tidak sengaja saya terkena rokok bapak yang panas dan langsung bapak obati. Ketika saya tidur dipelukan bapak saat saya mendapat nilai 10 sebanyak 20 kali. Ketika saya menangis, bapak menggendong saya dengan ketenangannya yang menenangkan. Ketika saya duduk di pundak bapak, memeluk kepala bapak karena takut terjatuh, dan tertawa lepas karena bapak joget, lari kesana kemari mengelilingi rumah. Sungguh rasa takut yang menyenangkan. Ketika saya bermain dengan bapak, dengan permainan kaki siapa yang lebih panjang, dan saya selalu menang. Ketika saya malas makan, bapak membulatkan nasi seperti bola pingpon...